SEBUAH
PENGALAMAN YANG MENGESANKAN
Ketika bangun pada
hari Kamis pagi, aku sangat terkejut karena melihat jam di kamar
telah menunjukkan pukul 07.30 WIT. Aku langsung bangun dan menuju ke kamar
mandi. Sampai di kamar mandi ternyata masih ada orang yang mandi, aku menunnggu
sekitar 10 menit barulah orang itu keluar dan giliranku unntuk mandi.
Setelah mandi, aku
berpakaian rapi, sarapan pagi lalu berangkat ke kampus dengan menggunakan sepeda
motor. Ketika di jalan turunlah hujan yang sangat deras sehingga aku harus
mampir ke emperan toko di galunggung untuk memakai jas hujan, namun ketika
kulihat tasku untuk mengambil jas hujan, betapa terkejutnya aku, ternyata jas
hujanku tidak ada di dalam tas. Akhirnya aku harus menunggu sampai hujan
berhenti. Ketika aku sedang berlindung di emperan toko, aku ditelepon oleh
seorang temanku untuk cepat ke kampus karena ada pemeriksaan kehadiran
mahasiswa. Tetapi aku tidak dapat berbuat apa-apa karena hujan sangat deras.
Setelah lama menunggu
akhirnya aku berkeputusan untuk meninggalkan sepeda motorku di tempat dimana
aku berteduh dan melanjutkan perjalanan menuju kampus dengan angkutan umum.
Akhirnya aku mengunci stir sepeda motorku dan melanjutkan perjalanan dengan
angkutan umum. Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 menit, tiba-tiba mobil
yang aku tumpangi mogok, setelah diperiksa ternyata spidometernya rusak
sehingga bensinya habis tanpa diketahui oleh sang sopir. Terpaksa aku harus
turun dari mobil itu dan menunggu mobil yang lain, untunglah hujan sudah mulai
redah.
Dengan angkutan baru
yang aku tumpangi akhirnya aku tiba di kampus. Setibanya di kampus para
mahasiswa sudah berada di kelas dan proses pembelajaran sudah dimulai. Dengan
sedikit rasa malu dan takut aku mengetuk pintu, akhirnya dosem menyuruhku masuk
untuk mengikuti proses pembelajaran.
Sambil proses
pembelajaran berlangsung, ada teman yang membagi-bagikan permen kepada
teman-teman yang lain. Sambil belajar kita menikmati permen kopiko yang
dibagikan salah seorang temanku, aku mengingatkan teman-temanku untuk tidak
membuang sampah sembarangan.
Setelah selesai proses
pembelajaran dan teman-temanku keluar dari ruangan, aku ditegur oleh pegawai
kampus tentang kebersihan kelas. Ternyata teman-temanku tidak mengindahkan
peringatanku, seenaknya mereka membuang sampah di bawah meja dan kursi dalam
ruangan tempat kita kuliah. Dengan sedikit kesal akhirnya aku memungut sampah
yang berserakahan di kelas itu sampai bersih. Setelah itu aku laporkan kepada
pegawai bahwa kelas sudah bersih dan aku diperbolehkan untuk pulang.



0 komentar:
Posting Komentar