Robot Unicorn Button Beats Virtual Piano 4.0
buttonbass.com

Jumat, 09 November 2012

CONTOH KARANGAN NARASI


SEBUAH PENGALAMAN YANG MENGESANKAN

Ketika bangun pada hari Kamis pagi, aku sangat terkejut karena melihat  jam di kamar telah menunjukkan pukul 07.30 WIT. Aku langsung bangun dan menuju ke kamar mandi. Sampai di kamar mandi ternyata masih ada orang yang mandi, aku menunnggu sekitar 10 menit barulah orang itu keluar dan giliranku unntuk mandi.
Setelah mandi, aku berpakaian rapi, sarapan pagi lalu berangkat ke kampus dengan menggunakan sepeda motor. Ketika di jalan turunlah hujan yang sangat deras sehingga aku harus mampir ke emperan toko di galunggung untuk memakai jas hujan, namun ketika kulihat tasku untuk mengambil jas hujan, betapa terkejutnya aku, ternyata jas hujanku tidak ada di dalam tas. Akhirnya aku harus menunggu sampai hujan berhenti. Ketika aku sedang berlindung di emperan toko, aku ditelepon oleh seorang temanku untuk cepat ke kampus karena ada pemeriksaan kehadiran mahasiswa. Tetapi aku tidak dapat berbuat apa-apa karena hujan sangat deras.
Setelah lama menunggu akhirnya aku berkeputusan untuk meninggalkan sepeda motorku di tempat dimana aku berteduh dan melanjutkan perjalanan menuju kampus dengan angkutan umum. Akhirnya aku mengunci stir sepeda motorku dan melanjutkan perjalanan dengan angkutan umum. Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 menit, tiba-tiba mobil yang aku tumpangi mogok, setelah diperiksa ternyata spidometernya rusak sehingga bensinya habis tanpa diketahui oleh sang sopir. Terpaksa aku harus turun dari mobil itu dan menunggu mobil yang lain, untunglah hujan sudah mulai redah.
Dengan angkutan baru yang aku tumpangi akhirnya aku tiba di kampus. Setibanya di kampus para mahasiswa sudah berada di kelas dan proses pembelajaran sudah dimulai. Dengan sedikit rasa malu dan takut aku mengetuk pintu, akhirnya dosem menyuruhku masuk untuk mengikuti proses pembelajaran.
Sambil proses pembelajaran berlangsung, ada teman yang membagi-bagikan permen kepada teman-teman yang lain. Sambil belajar kita menikmati permen kopiko yang dibagikan salah seorang temanku, aku mengingatkan teman-temanku untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Setelah selesai proses pembelajaran dan teman-temanku keluar dari ruangan, aku ditegur oleh pegawai kampus tentang kebersihan kelas. Ternyata teman-temanku tidak mengindahkan peringatanku, seenaknya mereka membuang sampah di bawah meja dan kursi dalam ruangan tempat kita kuliah. Dengan sedikit kesal akhirnya aku memungut sampah yang berserakahan di kelas itu sampai bersih. Setelah itu aku laporkan kepada pegawai bahwa kelas sudah bersih dan aku diperbolehkan untuk pulang.

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More