Hidupi
Buah-buah Roh
by : Zet
Latuminase
Sobat,
Kata
orang tuaku "hidup ini bagaikan
roda yang terus berputar, kadang posisi kita di atas dan sudah pasti ke bawah
juga, dan sesungguhnya perjalanan hidup ini belum berhenti pada titik dimana
kita berada skarang, untuk itu sobat, jngan pernah menertawakan atau menyindir
bahkan meremehkan orang lain yang mungkin posisinya menurut kita di bawah
bagaikan roda tadi. kenapa ?? jangan sampai suatu saat musibah ataupun
penyesalan kita lebih dalam lagi dibandingkan orang yang kita tertawakan hari
ini.
Ilmu
hidup itu sebenarnya tidak susah kalau kita paham dan melakukan buah-buah Roh
yang tertulis dalam Firman Tuhan Galatia 5 : 22 , yaitu :
o
Kasih
Kasih
adalah aspek yang paling unggul dari tiga aspek kehidupan yang tertulis dalam
Firman Tuhan yaitu Iman Pengharapan dan Kasih.
Kasih
kita yang pertama adalah kasih kepada Tuhan ( Matius 22 : 34-40 ) dan kasih
yang ke dua adalah kepada sesama.
Kalau
kita saling mengasihi tentu kita saling mendoakan dan saling memotivasi di saat
kita melihat orang lain sedang dalam keadaan terpuruk bukan saling menyindir
dan saling menjatuhkan.
Saat kita menyindir orang lain, mungkin orang itu tidak mengetahuinya ataupun mengetahuinya tetapi kita bisa saja mengelak dan balik menertawakan dia tetapi sesungguhnya Allah tahu jalan pikiran kita, Dia tahu apa tujuan kita melakukan atau mengatakan sesuatu yang menyinggung orang lain.
Saat kita menyindir orang lain, mungkin orang itu tidak mengetahuinya ataupun mengetahuinya tetapi kita bisa saja mengelak dan balik menertawakan dia tetapi sesungguhnya Allah tahu jalan pikiran kita, Dia tahu apa tujuan kita melakukan atau mengatakan sesuatu yang menyinggung orang lain.
o
Sukacita
Apapun
keadaan kita saat ini, suka maupun duka, saat posisi hidup kita lagi di atas
atau di bawah kita tetap bersukacita dan bersyukur senantiasa.
Firman
Tuhan berkata dalam I Tesalonika 5 : 16-18 bahwa : “Bersukacitalah senantiasa, tetaplah berdoa, mengucap syukurlah dalam
segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi
kamu”. Bersukacita dalam segala situasi kehidupan ini membuat kita menjadi
orang yang suka bersyukur.
o
Damai
sejahtera
Kalau
kita saling mengasihi, bersukacita dan mengucap syukur kepada Tuhan dalam segala
hal maka kita akan selalu dipenuhi oleh damai sejahtera Allah. Dan kita akan
berbeda. Saat orang lain suka marah, kecewa, cemburu, khawatir, dan mengeluh,
kita akan tetap enjoy dan tetap tersenyum menjalani hidup ini dan tanpa kita
sadari damai sejahtera yang ada di dalam kita akan terpancar lewat cara kita
hidup dan itu akan sangat membangun orang lain
o
Kesabaran
Orang
yang sabar adalah orang yang sangat fleksibel menerima segala keadaan dengan
lapang dada, baik atau buruk, disakiti maupun disenangi, dihina maupun
disanjung, diremehkan maupun diperhitungkan. Walaupun kita disakiti, dihina, diremehkan,
disindir, difitnah bahkan berulang-ulang itu dilakukan orang lain kepada kita
tetapi sabarlah doakan mereka yang melakukan itu.
Kata
nenekku “ kita bukan garam yang akan hancur ketika disiram air “ dia juga
sering bilang “ e lawan ira ta suake pana? “ artinya ketika orang menyakiti,
menyindir atau memfinah kita apakah air emas kita akan luntur ? toh kita akan
tetap ada sebagaimana adanya !!
Yesus
berkata dalam Matius 5 : 39 “Aku berkata
Kepadamu janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan
siapa yang menampar pipi kananmu berilah juga kepadanya pipi kirimu” Matius 5:46 “ apabila kamu mengasihi orang yang mengasihimu apakah upahmu ? bukankah
pemungut cukai juga berbuat demikian ?”
Kata
orang jangan terlalu sabar nanti masuk kubur, tetapi sobat, sabar tak harus
punya batas karena Tuhan Yesus pernah disiksa dihina tetapi Dia tetap sabar
bahkan sampai masuk kubur, tetapi kita tahu bahwa Dia bangkit dan menerima
Mahkota Kemuliaan. Untuk itu shabatku, sabar tak harus punya batas sebab
rancangan Allah bukan kecelakaan tetapi Damai Sejahtera dan masa depan yang
penuh harapan, Dia tahu kapan harus mengangkat kita dari keterpurukan dan
kesakitan kita.
o
Kemurahan
Murah
hati bukan sekedar kita mampuh untuk memberikan sesuatu berupa materi kepada
orang lain, tetapi yang terpenting adalah kita sanggup memberikan pengampunan
kepada siapa saja yang menyakiti kita sebesar apapun kesalahan itu.
Kata
Papaku “ Lupakanlah kesalahan orang lain sebesar dan sebanyak apapun itu tetapi
ingatlah selalu budi baik orang lain
sekecil dan sesedikit apapun itu “
o
Kebaikan
Tak
ada satupun manusia yang dalam hidupnya dia selalu berbuat baik dan tidak
pernah melakukan yang tidak baik, namun yang terpenting adalah kita selalu
merenungkan apa yang sudah kita lakukan. Masalah yang sangat serius saat kita
melakukan yang tidak baik namun kita tidak pernah menyadari itu.
Renungkanlah
apa yang kita sudah lakukan dan jika ada yang tidak baik, mengakulah kepada
Tuhan dan mohon ampunan dari-Nya dan selalu berjanji untuk melakukan lebih baik
dari kemarin dan hari ini.
o
Kesetiaan
Belajarlah
untuk selalu setia dalam segala perkara, karena ketika kita setia pada
perkara-perkara yang kecil dan biasa-biasa maka kita pasti akan setia pada
perkara yang besar dan luar biasa
o
Kelemahlembutan
Banyak
orang berpikir bahwa sikap yang kasar dan arogan adalah cara agar orang
menghargai dan segan terhadap kita. Namun ternyata ketika kita bersikap kasar
dan arogan tanpa sadar kita sedang menunjukan ketidakdewasaan kita kepada orang
lain. Lemahlembut bukan karena kita tidak kuat tetapi sesungguhnya kekuatan terbesar kita adalah lemahlembut.
Lemahlembut menghadapi segala sesuatu
dengan perasaan tetapi sikap kasar menghadapi segala sesuatu dengan fisik.
Seorang bodyguard tidak akan menangis karena pukulan yang keras pada wajahnya
tetapi dengan menyentuh perasaannya dengan lemahlembut dia akan menangis bahkan
sampai tersudu-sedu. Artinya perasaan
lebih kuat daripada fisik.
o
Penguasaan
diri
Menguasai
diri artinya seseorang dapat mengendalikan segala sesuatu yang dia lakukan baik
perbuatan maupun perkataan. Sehingga dia mampuh menyadari baik atau tidak
baiknya sesuatu yang dia lakukan.
Karena tuntunan kekuatan dan hikmat
Tuhan Yesus sajalah sehingga saya dapat menyelesaikan tulisan ini dari jm 1 –
jam 6 pagi. Biarlah Roh Kudus yang mengartikan tulisan ini secara dalam kepada
setiap pembaca semoga sobat semua diberkati dengan tulisan saya ini. Terima
Kasih Tuhanku Yesus.
Buat sobat smua yang baca, jngan
lupa comment y !!! :D




0 komentar:
Posting Komentar