Kasih ibu sepanjang
masa
kasih ayah sepanjang
jalan
Kasih ayah dan bunda
terhadap kita
kekal di sepanjang
hayat....
Mereka melahirkan dan
membesarkan kita
Kadangkala dengan
hidup yang
serba kekurangan
mereka tetap
mengorbankan kesenangan mereka
demi melihat kita
dibesarkan dengan perhatian
dan ilmu yang membuat
kita bakal menjadi insan yang berguna
di kemudian hari
kelak
Betapa senangnya hati
mereka...
apabila melihat
kesuksesan kita di dalam apapun pekerjaan yang kita tekuni
di hati mereka tersemat
satu perasaan
yang ingin bersama setiap kebahagiaan yang kita kecapi
yang ingin bersama setiap kebahagiaan yang kita kecapi
setiap saat agar
anaknya berada di depan mereka
dan sesekali tidak
melupakan mereka
Tetapi mereka sadar
apabila anaknya besar dan berumah tangga
anaknya harus melalui
kehidupan mereka sendiri
dan terpisah jauh
dari pandangan mata
doa mereka agar
anaknya senantiasa bahagia
dan sesekali tidak
akan lupa kepada mereka
Sekiranya kata-kata
pepatah
apabila kita menangis
dia juga menangis
dan apabila kita
tertawa dia juga tertawa
sesunggunya kalimat
ini layak dituju kepada kedua orang tua kita
begitulah mereka………………
Kadangkala jiwa
mereka teriris
Apabila melihat anaknya
lebih mendekati
dan menghormati orang lain lebih daripada mereka
dan menghormati orang lain lebih daripada mereka
Tetapi karena cinta
suci mereka kepada kita
Mereka pendamkan saja
keharuan yang melanda hati
Demi melihat
kebahagiaan anak mereka
Sekiranya diamati….
Kedua orang tua lebih
membutuhkan ingatan
serta kehadiran kita di sisi mereka
serta kehadiran kita di sisi mereka
Daripada harta yang
kita berikan kepada mereka
Tetapi di saat mereka
masih hidup
Kita lalai dan lupa…
Dan terdapat
segelintir dari kita
yang hanya bertemu dan bertanya kabar kepada mereka
yang hanya bertemu dan bertanya kabar kepada mereka
Hanya beberapa kali
dalam setahun
Seumpamanya mereka
itu bukan insan yang berharga lagi dalam hidup kita
Bahkan beberapa dari
kita berani untuk menantang mereka
dengan suara yang lantang…
dengan suara yang lantang…
Hanya karena
pendidikan kita sudah lebih tinggi dari mereka….
Hanya karena
pengetahuan kita lebih….
Kadangkala hanya
karena mengikuti kemauan orang lain
Yang baru saja kita
kenal ketika kita dewasa….
Kita berani
menghancurkan kebahagiaan mereka
Kita berpura-pura
lupa….
Siapa yang memasukan puting
susunya ke dalam mulut kita agar kita bisa kenyang
Siapa yang mengangkat
ketika kita jatuh saat belajar berjalan
Siapa yang memegang
lengan kita dan menuntun kita berjalan
Siapa yang memberi makan
kita saat tangan kita belum kuat memegang sendok
Siapa yang selalu
tersenyum dan tertawa
walaupun kotoran yang
bau mengotori bajunya yang usam...
Mamaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...................
!!!!
Papaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....................!!!!
Aku berjanji !!
tak ada orang lain
yang kucintai lebih daripada mama dan papa…..!!!!
Marilah teman…..
Di saat kesempatan
masih ada
Kita tunjukan dan bri
perhatian serta kasih saying kita kepada ayah dan bunda
Agar di hari-hari
akhirnya dipenuhi dengan kebahagiaan
Dan bukannya
kebimbangan serta kesedihan melihat kita
Yang belum
memiliki hidup yang menjanjikan.
“Duhai Anakku,
bukan hartamu yang kami tunggu……
Walau hatiku
terasa pilu… ku kan tetap memberi restu……
Permata hatiku “




0 komentar:
Posting Komentar